Dalam memberikan arahan kepada Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), TKB menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan terhadap kondisi jemaah.
Jika ada perburukan gejala, jemaah harus segera dibawa ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Edukasi kesehatan juga menjadi fokus TKB pada saat jemaah berjalan menuju bus yang akan mengantarkan mereka ke penginapan.
Selain itu, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti topi, masker, dan sesekali menggunakan spray air, terus ditekankan untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Randy, anggota Tim Kesehatan Bandara, dan Muhammad Firdaus, Kepala Seksi Kesehatan Bandara, konsisten memberikan instruksi kepada TKHI untuk selalu siaga dan melaporkan segala kondisi kesehatan yang memerlukan tindakan cepat.
Kedua tokoh ini menjadi simbol upaya proaktif dalam menjaga kesehatan jemaah, memastikan bahwa mereka dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan aman.






