Masinis KA Probowangi tidak bisa menghindar dan menabrak mobil Elf tersebut. Akibat tabrakan tersebut, 11 orang penumpang mobil Elf meninggal dunia di tempat. Sementara, empat orang lainnya mengalami luka-luka.
Keempat korban luka-luka tersebut langsung dilarikan ke RSUD Lumajang untuk mendapatkan perawatan.
Identitas korban tewas telah diidentifikasi oleh pihak kepolisian. Mereka adalah:
- Riyono (55 tahun), warga Babatan, Surabaya
- Yelis Agustini (45 tahun), warga Dukuh Pakis, Surabaya
- Gatot Hari Cahyono (50 tahun), warga Gubeng, Surabaya
- Nur Muhammad (40 tahun), warga Karang Pilang, Surabaya
- Sunarti (55 tahun), warga Pakis, Surabaya
- Ida Nurhayati (50 tahun), warga Dukuh Pakis, Surabaya
- Siti Aminah (55 tahun), warga Dukuh Pakis, Surabaya
- Siti Halimah (50 tahun), warga Dukuh Pakis, Surabaya
- Ana Mariyana (55 tahun), warga Dukuh Pakis, Surabaya
- Sucipto (45 tahun), warga Putat Jaya, Surabaya
Kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Namun, dugaan sementara kecelakaan terjadi karena mobil Elf yang melaju dari arah berlawanan tidak memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan menerobos perlintasan KA yang tidak berpalang pintu.
Kecelakaan ini merupakan kecelakaan maut kedua yang terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu di Kabupaten Lumajang dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Pada tanggal 11 Oktober 2023, sebuah mobil pikap juga tertabrak KA Probowangi di perlintasan KA yang sama. Dalam kecelakaan tersebut, 5 orang tewas dan 2 orang lainnya luka-luka.(*)






