“Smart water ini menggunakan teknologi karya BUMN dengan memanfaatkan sumber air di Desa Buyut Utara terintegrasi langsung dengan smart card yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih layak konsumsi bagi 3.851 jiwa dan 996 Kepala Keluarga sekitar Desa Buyut Utara secara adil dan merata dengan kuota yang diberikan per orang sebesar 60-80 liter/hari,” imbuh Tjahjo.
Setelah serah terima ini, Indra Karya akan melakukan pendampingan selama 3 (tiga) bulan, dan selanjutnya untuk dikelola dan dikembangkan secara mandiri oleh Pemerintah Desa Buyut Utara, serta monitoring dan evaluasi kualitas fasilitas yang dibangun oleh Hutama Karya.
“Kedepannya, program ini selain dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, juga memandirikan masyarakat untuk dapat mengelola dan mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) melalui air sebagai wujud nyata Semangat Hubungkan Kebaikan yang dibawa Hutama Karya,” tutup Tjahjo Purnomo EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Wagiyo selaku Camat Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan apresiasi yang besar atas kepedulian dan bantuan program Smart Water yang dilakukan.
“Kedepannya kami akan secara mandiri mengelola serta merawat smart water yang telah diamanahkan,” ucap Wagiyo, Camat Gunung Sugih.
Smart Water merupakan salah satu implementasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Hutama Karya Peduli Sosial yang dicanangkan dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) No.6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Selain itu, Smart Water serta mendorong terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat melalui air bersih yang secara signifikan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.






