KSO SMCC-HK menghadapi beberapa tantangan signifikan, termasuk penemuan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCG) dan keterbatasan ruang di lokasi proyek.
Tjahjo menyampaikan bahwa tim telah menyiapkan strategi penanganan khusus, termasuk koordinasi dengan ahli arkeologi dan kerja sama dengan tim ahli bangunan gedung (TABG).
Dalam upaya percepatan, Hutama Karya menerapkan teknologi dan inovasi, seperti penggunaan mesin pengebor terowongan atau Tunnel Boring Machine (TBM) serta strategi konstruksi yang disesuaikan.
Tjahjo menekankan komitmen Hutama Karya untuk menyelesaikan proyek strategis ini tepat waktu dan tepat mutu.
Proyek ini diharapkan dapat menyediakan transportasi yang efisien, mengurangi kemacetan, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan memajukan potensi wisata budaya di kawasan Jakarta Kota.
Sebagai informasi tambahan, Hutama Karya telah sukses menyelesaikan proyek MRT Fase 1 CP 106 rute Dukuh Atas-Bundaran HI, menambah kepercayaan pada kemampuan perusahaan dalam mengelola proyek infrastruktur besar.






