Opsi penyimpanan tersedia mulai dari 256GB hingga 1TB dengan RAM hingga 16GB, menggunakan teknologi UFS 4.0 untuk kecepatan baca/tulis yang optimal.
Kamera: Sensor Ultrawide Baru
Sektor kamera tetap menjadi daya tarik utama. Galaxy S25 Ultra membawa konfigurasi kamera belakang sebagai berikut:
- Kamera utama 200MP (f/1.7, OIS)
- Kamera telefoto 10MP (zoom optik 3x, OIS)
- Kamera telefoto 50MP (zoom optik 5x, OIS)
- Kamera ultrawide 50MP (f/1.9, autofokus)
Peningkatan paling mencolok terdapat pada sensor ultrawide yang kini beresolusi 50MP. Meskipun secara hardware tidak banyak berubah, Samsung mengandalkan pemrosesan AI dari ISP Snapdragon baru untuk meningkatkan kualitas foto dan video secara keseluruhan.
Baterai dan Pengisian Daya
Galaxy S25 Ultra tetap mengusung baterai 5000mAh dengan pengisian cepat 45W. Fitur pengisian daya nirkabel Qi2 juga hadir, mendukung kecepatan hingga 25W, serta pengisian daya balik 4,5W.
Konektivitas dan Fitur Tambahan
S25 Ultra mendukung jaringan 5G, eSIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, serta NFC. Fitur Samsung DeX dan Wireless DeX tetap tersedia untuk pengalaman desktop. Namun, ada perubahan besar: S-Pen kini kehilangan dukungan Bluetooth, sehingga tidak bisa lagi digunakan sebagai remote kamera atau menjalankan gestur udara.
Kesimpulan: Layakkah Dibeli?
Galaxy S25 Ultra menghadirkan peningkatan bertahap dibandingkan pendahulunya, dengan desain yang lebih ergonomis, chipset lebih kencang, dan fitur AI yang semakin dioptimalkan.
Namun, hilangnya konektivitas Bluetooth pada S-Pen menjadi kekurangan yang cukup mencolok.
Jika Anda mencari smartphone flagship dengan desain premium, performa tinggi, dan kamera berkualitas, S25 Ultra tetap menjadi salah satu pilihan terbaik di tahun ini.






