Ini Langkah Proaktif Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Melalui Eliminasi Tuberkulosis

Presiden Joko Widodoa saat resmikan tol Cisemdawu yang mempunya terowongan kembar twin tunnel)

Pemerintah juga sedang melakukan kajian untuk mendatangkan vaksin baru yang lebih efektif dalam melawan TBC. Vaksin BCG yang saat ini digunakan dinilai memiliki efektivitas yang rendah.

Indonesia telah berpartisipasi aktif dengan organisasi dunia dan sedang melakukan kajian terhadap tiga potensi vaksin TBC baru. Salah satunya adalah vaksin yang dikembangkan oleh Glaxosmithkline (GSK) yang saat ini sedang dalam proses uji klinis di Indonesia.

Selain itu, ada juga dua kandidat vaksin berbasis mRNA yang sedang diteliti dengan kerjasama luar negeri.

Dalam hal alokasi anggaran, pemerintah telah menerima donasi sebesar US$70 juta dari USAID untuk program pengentasan TBC. Dana tersebut tidak hanya digunakan oleh pemerintah, tetapi juga oleh lembaga-lembaga masyarakat untuk membantu mengatasi masalah TBC.

Baca Juga :  Samsung dan AI: Revolusi Kesehatan Digital Menuju Masa Depan

Menkes menyebut bahwa anggaran yang tersedia untuk program eliminasi TBC cukup mencukupi, bahkan donasinya jauh melebihi anggaran pemerintah.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Indonesia berharap dapat mengurangi beban penyakit TBC dan mencapai target eliminasi TBC di masa depan. Upaya ini mencakup peningkatan deteksi kasus, pengobatan yang tepat, dan penggunaan vaksin yang lebih efektif untuk melawan TBC.