Program “Jumadi” yang dijelaskan sebagai Jumat Ngoprek Digital adalah inisiatif yang sangat positif. Dengan menyelenggarakan pelatihan digital yang melibatkan narasumber profesional, program ini dapat memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi dan digital.
“Selanjutnya adalah MBKM sport management yaitu memberikan peningkatan kapasitas profesional dibidamg sport management,” jelas Ayas.
“Kemudian ada rembuk komunitas nasional yang memberikan kesempatan terhadap komunitas untuk bertukar informasi serta berbagai gagasan yang bertujuan meningkatkan ekosistem kepemudaan Indonesia,” sambungnya.
Ayas melihat forum tersebut sebagai kesempatan yang baik untuk menyampaikan program-program yang dijalankan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat umum, lembaga pendidikan, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta, Kemenpora dapat memperluas dampak program-programnya.
“Ini adalah momentum yang baik untuk menjelaskan program yang ada, apalagi peserta disini terdiri dari mahasiswa. Saya harap para pemuda bisa mengakses informasi dengan bijak. Kawalpora juga secara terus menerus berprogres menuju yang lebih baik,” pungkasnya. (*)






