Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menggarisbawahi kompleksitas proyek RDMP Balikpapan karena kilang yang ada saat ini tetap beroperasi sambil menjalankan proyek pengembangan ini.
Menurutnya, inisiatif ini terdiri dari dua tahap: pertama, meningkatkan kapasitas dan kedua, meningkatkan kualitas serta produk petrochemical dan LPG.
Pertamina, sebagai pelopor dalam transisi energi, menegaskan komitmennya untuk mendukung target Net Zero Emission 2060.
Langkah-langkah ini dilakukan sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) dan penerapan standar Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh operasi Pertamina.






