SPORT  

Swiss Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Tantang Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

Swiss Ukir Sejarah, Singkirkan Kolombia dan Jumpa Argentina di 8 Besar Piala Dunia 2026
Swiss Ukir Sejarah, Singkirkan Kolombia dan Jumpa Argentina di 8 Besar Piala Dunia 2026

VANCOUVER, SUMATERATODAY.COM-  Timnas Swiss memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti usai bermain imbang tanpa gol selama 120 menit pada laga babak 16 besar di BC Place, Vancouver, Sabtu (4/7/2026).

Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Swiss. Mereka untuk pertama kalinya lolos ke perempat final Piala Dunia sejak menjadi tuan rumah pada edisi 1954. Di babak berikutnya, Swiss sudah ditunggu juara bertahan Argentina yang lebih dulu menyingkirkan Cape Verde.

Sejak menit awal pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Kolombia tampil agresif lewat permainan cepat yang dikomandoi gelandang veteran James Rodríguez bersama penyerang Luis Díaz dari Liverpool. Sementara Swiss mengandalkan permainan fisik serta serangan balik yang dipimpin Granit Xhaka dan Dan Ndoye.

Peluang emas pertama hadir melalui gelandang Gustavo Puerta, namun tendangannya berhasil ditepis kiper Swiss Gregor Kobel yang tampil gemilang sepanjang laga. Tak lama berselang, giliran penjaga gawang Kolombia Camilo Vargas melakukan penyelamatan penting dengan menggagalkan tembakan keras Fabian Rieder dan peluang dari Ndoye.

Meski kedua tim saling bergantian menyerang, hingga turun minum skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, Swiss terus meningkatkan tekanan. Fabian Rieder hampir memecah kebuntuan lewat tendangan bebas melengkung, sedangkan Kolombia kembali mengancam melalui Luis Díaz. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat kedua tim gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir.

Baca Juga :  Adu Strategi Duo Pelatih Korsel di Piala AFF 2024

Baca Juga :  Update Piala Dunia 2026: Argentina Menang Sementara, Jadwal Lengkap Laga Berikutnya

Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan.

Kolombia sempat memprotes keras wasit karena merasa layak mendapatkan hadiah penalti pada awal extra time. Bek Jhon Lucumí bahkan nyaris membawa Los Cafeteros unggul, tetapi sundulannya hanya membentur mistar gawang.

Di sisi lain, Swiss juga memperoleh sejumlah peluang melalui Zeki Amdouni, namun Camilo Vargas kembali menunjukkan kualitasnya di bawah mistar.

Hingga 120 menit usai, skor tetap tidak berubah sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Drama terjadi dalam babak tos-tosan. Kolombia langsung berada dalam tekanan setelah eksekusi Davinson Sánchez menghantam mistar gawang. Swiss sempat menyia-nyiakan kesempatan ketika Manuel Akanji gagal menjalankan tugasnya.

Momentum kembali berpihak kepada Swiss setelah Gregor Kobel melakukan penyelamatan krusial terhadap tendangan Juan Camilo “Cucho” Hernández. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan Rubén Vargas yang sukses mengeksekusi penalti penentu kemenangan sekaligus memastikan Swiss menang adu penalti dan melaju ke babak delapan besar.

Kemenangan ini juga memperpanjang catatan kurang meyakinkan Kolombia saat menghadapi wakil Eropa sepanjang 2026. Sebaliknya, Swiss kini bersiap menghadapi tantangan berat melawan Argentina yang sebelumnya harus bekerja keras menyingkirkan Cape Verde dengan skor 3-2 setelah perpanjangan waktu.

Penampilan gemilang Gregor Kobel di bawah mistar membuat kiper Borussia Dortmund tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Man of the Match dalam laga ini.