Bagi masyarakat Provinsi Jambi, pembangunan tol ini merupakan momentum bersejarah karena menjadi jalan tol pertama yang hadir di provinsi ini.
Rencananya, jalan tol tersebut akan menghubungkan Jambi dengan Sumatra Selatan, membuka akses yang lebih luas dan cepat antara kedua provinsi.
Sebelumnya, jalan tol Seksi 3 Bayung Lencir – Tempino sepanjang 34 km telah diresmikan dan beroperasi tanpa tarif.
Diharapkan, dengan rampungnya pembangunan tol di Seksi 4 ini, mobilitas antarwilayah semakin meningkat, mengurangi biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Dampak Ekonomi dan Sosial yang Diantisipasi
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian daerah dan nasional.
Dengan peningkatan aksesibilitas antarwilayah, distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, sehingga menurunkan biaya logistik dan mempercepat arus ekonomi.
Selain itu, proyek ini juga membuka peluang investasi baru di sektor industri, perdagangan, dan pariwisata di wilayah Sumatera.
Pembangunan tol yang dikerjakan oleh Hutama Karya juga menciptakan lapangan kerja baru, baik secara langsung melalui proyek konstruksi maupun tidak langsung melalui usaha-usaha pendukung di sekitar jalan tol, seperti restoran, SPBU, dan usaha kecil menengah (UKM).
Komitmen Hutama Karya untuk Masa Depan Infrastruktur Sumatera
Hingga saat ini, Hutama Karya telah berhasil membangun ±1.235 km jalan tol di Pulau Sumatera, yang terdiri dari 356 km ruas konstruksi dan 879 km ruas tol yang telah beroperasi.
Beberapa ruas tol yang telah beroperasi antara lain Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), dan Tol Pekanbaru – Dumai (132 km).
Dengan adanya jalan tol ini, waktu tempuh antarprovinsi di Sumatera menjadi lebih singkat dan efisien.
Pembangunan infrastruktur yang masif ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.
Dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan, Hutama Karya berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan Indonesia, tidak hanya dari segi ekonomi, tetapi juga dari segi sosial dan lingkungan.
Harapan untuk Kerjasama dan Dukungan dari Masyarakat
Hutama Karya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengertian dari seluruh lapisan masyarakat yang berada di sekitar proyek JTTS.
Dukungan ini sangat penting untuk memastikan proyek berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Kami berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan masyarakat dan mendengarkan masukan yang diberikan. Hal ini akan menjadi pijakan kami dalam menyempurnakan setiap proyek di masa mendatang,” tutup Ahmadi.
Dengan proyek yang terus berlanjut, masyarakat Jambi dan wilayah Sumatera secara keseluruhan diharapkan dapat segera merasakan manfaat nyata dari pembangunan infrastruktur jalan tol ini.
Akses yang lebih mudah dan cepat akan membuka peluang baru, tidak hanya bagi sektor ekonomi tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.






