Namun dominasi tersebut tidak berlanjut di pertemuan kali ini. PSMS tampil solid di depan publik sendiri dan berhasil memecah kebuntuan di babak kedua lewat skema serangan cepat, yang gagal diantisipasi lini belakang Persiraja.
Pelatih Persiraja menyebut hilangnya fokus menjadi faktor utama kekalahan timnya.
“Anak-anak sebenarnya bermain cukup baik, tapi kami kecolongan di satu situasi yang seharusnya bisa diantisipasi. Ini jadi bahan evaluasi untuk laga berikutnya,” ujarnya usai laga.
Bagi PSMS, kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan setelah rentetan hasil kurang memuaskan di awal musim. Tambahan tiga poin membawa Ayam Kinantan naik ke peringkat dua klasemen sementara, sedangkan Persiraja harus melepas rekor tak terkalahkan mereka sekaligus turun ke posisi tujuh.






