PADANG , SUMATERATODAY.COM– PT Hutama Karya (Persero) memberikan pembekalan kepada sekitar 1.800 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) sebagai bagian dari persiapan sebelum mereka diterjunkan ke berbagai wilayah di Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Andalas, Padang, pada 2 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelepasan mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian di 92 nagari, termasuk 15 nagari yang berada di sekitar koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Keterlibatan Hutama Karya merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan sekaligus mendorong lahirnya program pengabdian masyarakat yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Acara ini dihadiri Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Andalas Prof. Dr. Syukri Arief, Kepala UPT Pembelajaran di Luar Kampus Universitas Andalas Jonrinaldi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi Usama Putra, Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya Muhammad Fauzan, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Tulus Abadi, serta Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Sumatera Barat Gusri Yaldi.
Dalam pembekalan tersebut, Hutama Karya menghadirkan materi bertema “Manfaat Tol Trans Sumatera sebagai Pengungkit Ekonomi”. Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai peran infrastruktur jalan tol dalam mempercepat konektivitas antardaerah, meningkatkan efisiensi distribusi barang, membuka akses pasar baru bagi komoditas lokal, hingga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Melalui materi tersebut, peserta didorong untuk melihat potensi pengembangan wilayah yang dapat dioptimalkan selama menjalankan program KKN di masing-masing nagari.
Selain membahas infrastruktur, Hutama Karya juga memberikan pelatihan mengenai personal branding dan storytelling digital melalui sesi bertajuk “Story Telling Nagari: Nilai Lokal dan Berdampak Nyata” yang disampaikan oleh perwakilan Infrabuddies Hutama Karya, Eka Cristy Novianti.
Mahasiswa dibekali kemampuan membuat konten kreatif, teknik bercerita yang menarik, produksi visual, hingga pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan potensi daerah dan aktivitas pengabdian masyarakat selama KKN.






