Menyikapi perhatian tersebut, Nyoman mengumumkan bahwa Kementerian PUPR akan memastikan seluruh Jalan Nasional dalam kondisi fungsional tanpa lubang, dilengkapi dengan rambu dan marka yang lengkap, serta perbaikan Jalan Tol dan Non Tol akan diselesaikan paling lambat pada H-10 sebelum perayaan Natal, yaitu tanggal 15 Desember 2023.
Selain itu, untuk mengantisipasi kondisi darurat yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor, Kementerian PUPR akan menyiagakan tim tanggap darurat di Jalan Nasional.
Selain itu, untuk mengatasi kemacetan di lokasi konstruksi jalan tol fungsional, pelayanan transaksi akan ditingkatkan, dan informasi lalu lintas jalan tol akan tersedia melalui aplikasi “BPJT Info” di smartphone.
Puncak arus mudik Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diprediksi akan terjadi pada tanggal 22 dan 29 Desember 2023, sementara puncak arus baliknya diperkirakan akan terjadi pada tanggal 26 Desember 2023 dan 1 Januari 2024.
Semua langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan yang aman dan lancar selama masa liburan Nataru di Provinsi Sumatera Utara.
Turut hadir dalam pelaksanaan kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI sejumlah pejabat terkait, yang juga berkomitmen untuk mendukung kelancaran infrastruktur transportasi di wilayah ini. Semua upaya ini diarahkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat Sumatera Utara selama musim liburan yang dinanti-nanti.






