Transformasi Sumber Daya Manusia di Hutama Karya di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir

5 TAHUN KEPEMIMPINAN ERICK THOHIR, TRANSFORMASI SDM DUKUNG KINERJA POSITIF BUMN TERMASUK HUTAMA KARYA

Perusahaan meyakini bahwa keberagaman akan memberikan perspektif yang lebih luas dalam pengambilan keputusan, yang pada akhirnya akan meningkatkan inovasi dan produktivitas perusahaan.

Baca Juga :  Samsung Rilis One UI 8 Stabil Berbasis Android 16 untuk Galaxy M55 dan M55s

Lingkungan Kerja yang Menghormati (Respectful Workplace)

Selain pengembangan kompetensi dan keberagaman, Hutama Karya juga fokus pada menciptakan lingkungan kerja yang saling menghormati.

Perusahaan telah menerapkan Kebijakan Berperilaku Menghargai di Tempat Kerja (Respectful Workplace Policy) untuk melindungi hak-hak karyawan dan mencegah diskriminasi serta pelecehan di tempat kerja.

Sebagai upaya preventif, Hutama Karya menyediakan saluran pelaporan khusus untuk karyawan yang ingin melaporkan insiden ketidakpatutan atau pelanggaran etika di tempat kerja.

Adjib menekankan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh tim khusus yang bertugas melakukan mediasi dan memberikan sanksi yang adil sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Langkah-langkah ini mencerminkan dedikasi Hutama Karya dalam menciptakan dan mempertahankan lingkungan kerja yang adil dan terbuka di mana setiap karyawan merasa dihargai dan diperlakukan sama,” ungkap Adjib.

Nilai-Nilai AKHLAK sebagai Pedoman Utama

Hutama Karya beroperasi dengan menerapkan nilai-nilai inti AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang menjadi pedoman dalam setiap aktivitas perusahaan.

Nilai-nilai ini tidak hanya diterapkan dalam interaksi antara sesama karyawan, tetapi juga dalam hubungan perusahaan dengan mitra bisnis dan pelanggan.

Nilai AKHLAK juga mendorong integritas dan tanggung jawab dalam setiap tindakan yang diambil oleh karyawan.

Dengan demikian, Hutama Karya berharap dapat menciptakan budaya kerja yang beretika dan profesional, yang pada akhirnya akan mendukung keberhasilan jangka panjang perusahaan.

Baca Juga :  Begini Progres Bendungan Ameroro yang Dukung Green Constructions

Inklusivitas bagi Karyawan dengan Disabilitas

Selain menerapkan prinsip keberagaman, Hutama Karya juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi karyawan dengan disabilitas.

Perusahaan menyediakan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas dan memastikan bahwa mereka memiliki akses yang sama terhadap peluang pengembangan karir.

Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk menjadi organisasi yang inklusif dan ramah terhadap semua karyawan.

Tujuan Jangka Panjang Pengembangan SDM

Ke depan, Hutama Karya berencana untuk terus mengembangkan strategi SDM yang inovatif dengan menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Salah satu tujuan utama adalah meningkatkan representasi perempuan di posisi manajerial hingga mencapai persentase tertentu.

Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah jam pelatihan bagi karyawan agar mereka dapat terus meningkatkan keterampilan mereka.

Baca Juga :  Tol Palembang–Betung Capai 56,15 Persen, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Adjib menekankan bahwa transformasi SDM yang dilakukan oleh Hutama Karya adalah investasi jangka panjang untuk memastikan bahwa perusahaan tetap menjadi pemimpin di industri konstruksi.

“Transformasi SDM yang kami lakukan adalah investasi jangka panjang untuk memastikan bahwa Hutama Karya tetap menjadi pemimpin di industri konstruksi dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” pungkas Adjib.

Dengan berbagai inisiatif dan program yang telah dijalankan, Hutama Karya membuktikan bahwa pengembangan SDM yang berkelanjutan merupakan kunci untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, perusahaan tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi karyawan, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, beragam, dan menghormati setiap individu.