Menurut Eko, pesan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yakni “Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
“Yang pastinya, yang paling utama dan penting adalah kita menampilkan lebih inklusif. Semakin tahun, semakin harus lebih inklusif dan semakin merata,” jelas Eko.
Pagelaran Indonesia Rumah Bersama menggabungkan berbagai bentuk seni pertunjukan.
Nyanyian, tarian, hingga pencak silat dipadukan menjadi satu rangkaian pertunjukan yang menggambarkan kekayaan budaya sekaligus semangat kolaborasi.
Para penampil juga berasal dari berbagai kelompok, mulai dari pelajar, mahasiswa, penyanyi, penari hingga atlet.
Eko mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dari konsep pertunjukan yang ingin memperlihatkan keberagaman Indonesia secara lebih luas.
“Pertunjukan spesial ini kita juga menunjukkan betapa kolaborasi antara pertunjukan-pertunjukan dari seluruh skema yang ada di seluruh Nusantara, kita gabungkan dengan Unhan, Universitas Pertahanan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai kelompok menjadi gambaran bahwa semangat persatuan dan inklusivitas dapat diwujudkan melalui seni dan budaya.
“Ini yang menjadi keyakinan nyata bahwa selain berdaulat, adil dan makmur. Inklusivitas itu termasuk dari teman-teman Unhan, termasuk dari seniman-seniman, bahkan anak-anak kecil dari SMP, SMA, perguruan tinggi juga kita tampilkan,” pungkas Eko.
Presiden Prabowo Ikut Nyanyikan Tanah Airku
Rangkaian pertunjukan seni kemudian mencapai momen emosional ketika seluruh penampil bersama-sama menyanyikan lagu “Tanah Airku.”
Lagu tersebut menjadi penutup persembahan seni sekaligus menghadirkan suasana haru di Halaman Istana Merdeka.
Presiden Prabowo Subianto yang berada di mimbar kehormatan tampak berdiri dan turut menyanyikan Tanah Airku bersama para undangan, peserta upacara, penampil, serta masyarakat yang hadir.
Momen tersebut menjadi salah satu gambaran kuat mengenai semangat kebersamaan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Suasana haru dan kebanggaan pun menyelimuti Halaman Istana Merdeka saat lagu Tanah Airku berkumandang.
Perpaduan upacara kenegaraan dengan pertunjukan musik, tari, dan budaya Nusantara membuat peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan keberagaman Indonesia sebagai satu kesatuan.






