SUMATERATODAY.COM– Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melancarkan serangan keras terhadap media arus utama. Kali ini, Trump menuding New York Times melakukan tindakan yang ia sebut sebagai “pengkhianatan” terkait pemberitaan mengenai perang Iran.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (22/6), Trump melabeli surat kabar ternama tersebut sebagai media “korup” dan “tidak etis” karena dinilai menyebarkan informasi palsu mengenai kondisi Iran pascakonflik.
“Cara New York Times yang korup dan gagal memberitakan Iran yang sudah sangat terpukul dengan fakta-fakta palsu dan dibuat-buat menurut saya adalah tindakan pengkhianatan,” tulis Trump.
Tak hanya melontarkan kritik pedas, Trump juga mengancam akan memasukkan laporan-laporan terbaru New York Times ke dalam gugatan hukum bernilai miliaran dolar yang sebelumnya telah ia ajukan terhadap media tersebut.
Pernyataan keras Trump dipicu oleh artikel New York Times yang menyoroti dampak perang selama hampir empat bulan antara Amerika Serikat dan Iran. Artikel itu menyebut perubahan yang terjadi setelah konflik tidak terlalu signifikan dan mempertanyakan efektivitas kesepakatan terbaru antara Washington dan Teheran.
Trump menilai laporan tersebut mengabaikan berbagai keberhasilan Amerika Serikat, termasuk melemahnya kekuatan militer Iran, terbukanya kembali Selat Hormuz, hingga stabilitas pasar saham AS.
Recommendation for You

SUMATERATODAY.COM- Film horor The Bell: Panggilan untuk Mati karya sutradara Jay Sukmo menghadirkan kisah mistis…

SUMATERATODAY.COM– Di tengah lautan toga hitam dan senyum bangga keluarga yang memenuhi Grha Sabha Pramana,…

Sumateratoday.com– Di layar lebar yang remang, suara dentingan piano lama menggema. Seseorang menahan napas, menunggu…

Den Haag, sumateratoday.com- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan istimewa dari Raja Belanda Willem-Alexander dan…


